Jurnal Warna
https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/warna
<p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Warna</strong>, diterbitkan oleh Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap. Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini memuat hasil penelitian dalam bidang pendidikan Islam dan perkembangan anak usia dini.<br><strong>Jurnal Warna</strong> menerima hasil penelitian berbagai bidang yang berhubungan dengan Pendidikan Anak Usia Dini meliputi Perkembangan Kognitif, Perkembangan Nilai Moral dan Agama, Perkembangan Sosial Emosional, Perkembangan Motorik Fisik, Perkembangan Bahasa, Seni dan Kreatif, Psikologi Perkembangan Anak, Pola Asuh Anak, Asesmen Perkembangan Anak, Lembaga pengelola PAUD, Strategi pembelajaran, Media dan Alat permainan edukatif anak usia dini, Inovasi pada PAUD.</p>Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacapen-USJurnal Warna2615-1642OPTIMALISASI KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 2-3 TAHUN MELALUI MEDIA SIPERU
https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/warna/article/view/1131
<p>Keterbatasan stimulasi dan penggunaan media untuk mengatasi permasalahan kesulitan berhitung masih menjadi kendala yang dihadapi oleh anak usia 2-3 tahun. SIPERU hadir sebagai alternatif dalam memberikan media untuk stimulasi kesulitan berhitung anak usia 2-3 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi kemampuan berhitung anak usia 2-3 tahun dengan menggunakan media permainan SIPERU di KB Labschool UPI Serang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Melibatkan sample pada KB Labschool UPI Serang sejumlah 3 anak. analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Adapun hasil penelitian yaitu 1 orang anak yang sebelumnya dikategorikan kurang baik menjadi baik dan 2 orang anak yang sebelumnya dikategorikan cukup baik menjadi sangat baik. Kesimpulan dalam penelitian yaitu bahwa media permainan SIPERU terbukti efektif untuk mengoptimalisasikan kemampuan berhitung anak usia 2-3 tahun.</p>Aldifta Putri HapsariRr. Deni Widjayatri
Copyright (c) 2024 Jurnal Warna
2024-12-292024-12-2982667510.52802/warna.v8i2.1131PERSEPSI GURU TERHADAP EVALUASI KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI TK BUNDA KANDUNG
https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/warna/article/view/1279
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap evaluasi kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka di TK Bunda Kandung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis data dari dokumen kurikulum, observasi lapangan, dan wawancara dengan para pendidik dan pemangku kepentingan lainnya. Menurut hasil wawancara yang di dapati persepsi guru tentang kurikulum merdeka dan kurikulum 2013 adalah menurut guru TK Bunda Kandung persepsi guru tentang Kurikulum 2013 itu beragam. Ada yang suka, ada yang tidak, dan ada juga yang merasa biasa saja. Semuanya tergantung pada bagaimana guru tersebut melihat dan menerapkan kurikulum ini di kelas. Guru yang sudah lama mengajar mungkin lebih mudah beradaptasi dengan kurikulum baru. Terbalik dengan dengan guru yang baru masuk lebih susah untuk beradaptasi dengan kurikulum yang baru. Persepsi guru mengenai penilaian kurikulum 2013 adalah Guru merasa lebih mudah dalam menilai karena ada panduan yang jelas. Mereka dapat dengan mudah membandingkan perkembangan siswa satu dengan yang lain. Mengenai penilaian kurikulum merdeka itu sendiri guru merasa lebih puas karena dapat lebih mengenal siswa secara mendalam. Dan sekarang Di TK Bunda Kandung mereka sudah menggunakan kurikulum Merdeka. Alasan Di TK Bunda Kandung menggunakan kurikulum merdeka adalah Kurikulum Merdeka memberikan otonomi yang lebih besar kepada guru dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan bermakna bagi siswa.</p>Naufal FadhilWaheda Putri KarismaNurul HidayatiUmi BasyirahLina Amelia
Copyright (c) 2024 Jurnal Warna
2024-12-302024-12-3082769010.52802/warna.v8i2.1279PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN PADA KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH AL-AZHAR LAMGUGOB BANDA ACEH
https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/warna/article/view/1294
<p>Penilaian pembelajaran adalah elemen krusial dalam sistem pendidikan yang bertujuan untuk menilai seberapa efektif dan sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai. Teks ini mengulas perbandingan antara pelaksanaan evaluasi pembelajaran di Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Kurikulum 2013 mengutamakan penilaian yang berorientasi pada kompetensi, dengan penekanan pada pencapaian standar kompetensi lulusan melalui evaluasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Di sisi lain, Kurikulum Merdeka menawarkan lebih banyak kebebasan bagi pengajar untuk menyusun penilaian, serta mendorong penerapan cara yang lebih individual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Dengan melakukan studi literatur dan pengamatan langsung, artikel ini mengungkapkan hambatan dan kesempatan yang terdapat pada kedua kurikulum dalam pelaksanaan penilaian pembelajaran. Temuan analisis mengindikasikan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kesempatan yang lebih besar bagi guru untuk berinovasi, meskipun masih terdapat kendala terkait dengan konsistensi pelaksanaan dan kesiapan sumber daya yang mendukung. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang efisien untuk meningkatkan pelaksanaan evaluasi pembelajaran di kedua kurikulum tersebut.</p>Faizatul NisaNur KhalisahAtira ZhalilaDhiaul WaraMarchanda Mutia DamayantiAdinda SelmaLina Amelia
Copyright (c) 2024 Jurnal Warna
2024-12-312024-12-3182919810.52802/warna.v8i2.1294PARENTING DAN GRANDPARENTING DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK (SEBUAH STUDI KOMPARASI)
https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/warna/article/view/1319
<p>Penelitian bertujuan untuk memahami sejauh mana variasi dalam kemandirian anak dipengaruhi oleh Cara mendidik yang digunakan oleh orangtua dan kakek-nenek. Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dan komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil untuk penelitian ini terdiri 27 siswa dari RA Al-Ihsan, yang berlokasi di Kelurahan Cipete Selatan, yang terletak di Kecamatan Cilandak, berada di wilayah Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. (kelas A dan B), dengan rata- rata usia sekitar 4 sampai 6 tahun, yang mencakup anak laki-laki dan perempuan, yang di asuh oleh orang tua serta kakek-nenek adalah metode purposive sampling. Alat yang dipakai pada studi ini adalah kuesioner yang menilai tingkat kemandirian (terdapat 14 pernyataan yang telah diuji untuk kebenarannya) yang menganalisis beberapa aspek kemampuan tubuh, keyakinan diri, rasa tanggung jawab, disiplin, kemampuan berinteraksi sosial, sikap berbagi, dan pengendalian emosi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan uji perbedaan (t-test). Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa anak yang dibesarkan oleh orang tua dan kakek nenek memiliki tingkat kemandirian yang relatif tinggi, yaitu sebesar 51,85%.Hal ini, Dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti antara kemandirian anak yang diasuh oleh orang tua dan yang dibesarkan oleh kakek nenek.</p>Salsabila Zahra AyeshaEsya Anesty Mashudi
Copyright (c) 2024 Jurnal Warna
2024-12-312024-12-31829911410.52802/warna.v8i2.1319PENGGUNAAN BUKU IQRA DAN ALAT PERMAIAN EDUKATIF (APE) DALAM MENGENALKAN HURUF HIJAIYAH DI TK BHAKTI KUSUMA CILACAP
https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/warna/article/view/1341
<p>Penguasaan bahasa pada anak usia dini dapat bervariasi terutama saat mengenal huruf hijaiyah sebagai huruf Arab yang sering ditemui anak-anak di lembaga pendidikan non formal seperti tempat pendidikan Al Qur’an dilingkungan sekitar dengan buku Iq’ro. Pemahaman huruf hijaiyah melalui metode iqro oleh guru terhadap anak usia dini di TK Bhakti Kusuma Cilacap juga diaplikasikan dengan alat permainan edukatif (APE) yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuan riset berikut ialah guna mendapatkan data kemampuan anak dalam mengenali huruf hijaiyah melalui pembelajaran Iqro dan APE yang tengah dilangsungkan serta peranan orang tua dalam mendukung pemahaman bahasa lewat metode pembelajaran tersebut. Implementasi metode iqro dan APE pengajar ketika pengenalan huruf hijaiyah terhadap anak usia dini terdiri dari anak melafalkan ataupun membaca huruf hijaiyah satu per satu di bawah bimbingan pengajar menggunakan buku iqro dan APE.</p>Siti Sa'diyahInayatul Lathifah
Copyright (c) 2024 Jurnal Warna
2024-12-312024-12-318211512510.52802/warna.v8i2.1341