https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/hjh/issue/feed Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam 2026-03-10T21:33:35+07:00 Ahmad Mukhlasin hujjah@unugha.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Keagamaan Islam, Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap, dengan p-ISSN: 2580-7811 dan e-ISSN: 2775-1775. Jurnal ini mengkhususkan diri pada pengkajian bidang dakwah dan komunikasi. Jurnal HUJJAH terbit dua kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember.</p> https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/hjh/article/view/1332 ANALISIS TERHADAP OBJEK DAKWAH (MAD’U) IMAM AL HADDAD DALAM KITAB AL-DA’WAH AL-TAMMAH WA AL-TADZKIRAH AL- ‘AMMAH 2024-12-29T17:21:52+07:00 Faqih Rahman Hakim faqih.rh@gmail.com Tuti Munfarida faridatuti@gmail.com <p>Karya-karya ulama menjadi tiang kuat yang mendukung kemajuan intelektual dan spiritual umat Islam. Para ulama tidak hanya bertindak sebagai penjaga warisan keilmuan, tetapi juga sebagai penerang yang membimbing umat melalui zaman-zaman bersejarah. Dalam menghadapi dinamika masyarakat ulama telah muncul sebagai penjaga api kebijaksanaan dan salah satu bintang terang di lintasan sejarah ini adalah Imam Al-Haddad. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (<em>library research</em>), yakni penelitian yang obyek kajiannya menggunakan sumber-sumber sebagai sumber datanya. Penelitian ini dilakukan dengan membaca, menelaah, dan menganalisis berbagai literatur yang ada, berupa Al Qur’an, hadis, kitab, maupun hasil penelitian. Bagian pertama golongan ini sama dengan umat muslim pada umumnya, mereka mengamalkan ajaran ajaran agama islam. Pada golongan kedua selaras dengan pendapat Abdul Karim Zaidan yang menjadigan pelaku maksiat menjadi golongan tersendiri sebagai objek dakwah.<em> kedelapan, </em>kaum musyrikin, para ulama banyak yang menyebutkan kaum non-muslim pada beberapa golongan namun Imam al-Haddad hanya menyebutkan satu golongan non-muslim ini.</p> 2024-12-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/hjh/article/view/1334 POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KELUARGA ANTARA ANAK DAN ORANG TUA 2024-12-29T17:34:46+07:00 Reni Widiyawati widiyanti.r@gmail.com Ismah ismah@unugha.id <p>Penelitian pola komunikasi antara anak dan orang tua, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian akan difokuskan kepada tiga pembahasan yaitu edukasi seks, pertemanan di lingkungan sekolah, dan pergaulan di luar lingkungan sekolah. Hasil penelitian kepada 9 anak dengan usia 12-15 tahun (remaja awal) dan 8 orang tua di Dusun Corot menunjukan bahwa pola komunikasi antara orang tua dan anak tentang edukasi seks belum dijalankan secara maksimal, orang tua hanya memberikan nasihat dan larangan ketika bersosialisasi dengan lawan jenis contohnya tidak pulang larut malam, tidak boleh melakukan kontak fisik, tidak boleh berpacaran. Anak sesekali bercerita tentang teman dan kegiatan di sekolah walaupun masih ada beberapa yang lebih nyaman bercerita kepada teman di sekolahnya. Mengenai pergaulan di luar lingkungan sekolah, baik orang tua ataupun anak sudah melakukan kesepakatan yang baik, anak menuruti apa yang dinasihati oleh orang tua, dengan menjaga pergaulan, memilih teman yang baik, dan meminta izin kepada orang tua ketika hendak bermain. Secara keseluruhan pola komunikasi yang terjadi di Dusun Corot adalah Pola Komunikasi Otoratif.</p> 2024-12-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/hjh/article/view/1335 STRATEGI KOMUNIKASI PENGURUS PONDOK PESANTREN AL IHYA ‘ULUMADDIN PUTRI DALAM MENERAPKAN PERATURAN PENGAJIAN SOROGAN 2024-12-29T20:24:20+07:00 Fajriyah Malihatun Nafisah fajriyahmn@gmail.com Muhammad Fatikhun m.fatikhun@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pengurus pondok pesantren al ihya ulumaddin putri dalam menerapkan peraturan pengajian sorogan. Metode penelitian pada penelitian ini adalah penelitian lapangan atau kualitatif (<em>field research</em>). Penelitian ini ialah penelitian yang dilakukan langsung di Pondok Pesantren Al Ihya ‘Ulumaddin Kesugihan Cilacap. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif-interaktif yaitu penelitan yang dilakukan oleh para peneliti untuk mengumpulkan data dalam situasi tatap muka ataupun via online kepada orang-orang yang sudah diseleksi dalam penelitian lapangan. Hasil penelitian ini adalah strategi komunikasi sangatlah penting bagi sesorang dalam menyampaikan pesan agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Penerapan peraturan pengajian sorogan ini cukup maksimal dan efektif. Penerapan peraturan yang dilakukan oleh pengurus ,murid atau santri harus bisa membaca kitab kuning dan dari guru atau pengajar pun menerapkan bagaimana caranya mereka bisa. Ada juga media yang digunakan untuk mensosialisasi yang pengurus lakukan untuk mensosialisasikan peraturan pengajian sorogan itu pengurus terlebih dahulu memberitahu kepada guru atau pengampu sorogan dan kemudian guru atau pengampu sorogan itu menyampaikan peraturan kepada anak-anak didiknya masing-masing. Dari santri-santri juga sangat antusias, karena dengan santri atau murid mengaji sorogan santri menjadi lebih paham dan lebih tau mengenai kitab sorogan yang dikaji, tidak hanya satu atau dua persoalan tetapi bayak persoalan bahkan terkait lika-liku kehidupan ada dalam kitab.</p> 2024-12-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/hjh/article/view/1336 IMPLEMENTASI MANAJEMEN DAKWAH PADA PENGAJIAN RUTINAN SELASAAN DI PONDOK PESANTREN AL-IHYA ‘ULUMADDIN 2024-12-30T09:01:53+07:00 Syifa Syafi’atul Qolbi syifasq@gmail.com Tuti Munfarida faridatuti@gmail.com M. Ridwan ridwan@gmail.com <p>Tujuan&nbsp; penelitian ini adalah : 1. Implementasi manajemen dakwah dalam pengajian selasaan di Pondok Pesantren Al-Ihya ‘Ulumaddin Kesugihan Cilacap. 2. Faktor penghambat dan tantangan dalam mengelola pengajian selasaan di Pondok Pesantren Al-Ihya ‘Ulumaddin Kesugihan Cilacap. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan metode penelitian lapangan (<em>field research</em>) dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data (<em>data reduction</em>), penyajian data (<em>data display</em>), verification (<em>conclusion drawing</em>). Pada hasil penelitian ini adalah implementasi manajemen dakwah pada pengajian rutinan selasaan di Pondok Pesantren Al-Ihya ‘Ulumaddin Kesugihan Cilacap yang terdiri dari beberapa fungsi manajemen dakwah yaitu perencanaan dakwah (<em>takhthith</em>), pengorganisasian dakwah (<em>thanzim</em>), penggerakan dakwah (<em>tawjih</em>), pengendalian dan evaluasi dakwah (<em>riqabah</em>) bagaimana penerapan fungsi manajemen dakwah yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Ihya ‘Ulumaddin Kesugihan Cilacap. Selain itu, faktor penghambat yang ada dalam melaksanakan pengajian selasaan yang sudah berjalan serta tantangan-tantangan dalam pengajian selasaan.</p> 2024-12-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/hjh/article/view/1337 ANALISIS KREASI DAKWAH MELALUI MAULID SIMTUDDUROR PADA JAM’IYAH HIDAYATUS SHOLAWAT 2024-12-30T10:16:09+07:00 Nailin Fauziah nail.fauzia@gmail.com Hanifah Muyasaroh muyas.syuhud@unugha.id Muhammad Fatikhun m.fatikhun@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kreasi dakwah maulid simtudduror jam’iyah Hidayatus Sholawat di desa Widarapayung Wetan dan untuk mengetahui apa saja cara inovatif kegiatan dakwah melalui maulid simtudduror yang dilakukan oleh jam’iyah Hidayatus Sholawat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang mendeskripsikan secara sistematis berdasarkan fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kreasi dakwah yang dilakukan oleh jam’iyah Hidayatus Sholawat sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh antara lain menggunakan: Seni dan Budaya yaitu menggunakan seni musik bernama hadroh, Media Sosial dilihat dari Facebook dengan nama akun Hidayatus Sholawat, YouTube dengan nama akun Hidayatus Sholawat official, dan Tiktok dengan nama akun Hidayatus Sholawat official, Kajian dan Diskusi yang dilakukan oleh jam’iyah Hidayatus Sholawat bukanlah suatu kajian dan diskusi yang bersifat formal namun hanya sekedar berbincang santai membahas tentang isi dari maulid simtudduror, Komunitas dan Kelompok yang dilakukan yaitu dengan mengikuti acara masyarakat seperti walimatul’ursyi, walimatul tasmiah, dan kegiatan sosial masyarakat Widarapayung Wetan yaitu pengajian rolasan dalam rengka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.</p> 2024-12-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/hjh/article/view/1338 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP FOMO “FEAR OF MISSING OUT” PADA MAHASISWA UNUGHA CILACAP 2024-12-30T10:49:23+07:00 Revina Yulia Sari revinays@gmail.com M.T. Abdul Aziz Zein aziz.zein@gmail.icom <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh antara media sosial dengan FoMO pada Mahasiswa UNUGHA Cilacap. FoMO merupakan perasaan ketakutan akan kehilangan atau ter-ketinggalan terhadap suatu momen yang berharga dengan melibatkan teman atau sekelompok teman sebayanya, ketika individu tersebut tidak hadir dari interaksi atau koneksi dengan mereka. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Kemudian data yang diperoleh dan diolah dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh setelah menyebarkan kuisioner yang dibagikan kepada para responden Mahasiswa UNUGHA Cilacap dengan menggunakan google form. Teknik analisis data pada penelitian ini dihitung dengan menggunakan bantuan alat analisis program IBM SPSS Statistics 25. Dari hasil analisis uji regresi linear sederhana diperoleh nilai t hitung berjumlah 4,606 dan telah diketahui nilai t tabel yaitu sebesar 1.663, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, atau dapat disimpulkan bahwa media sosial (X) berpengaruh terhadap FoMO (Y). Kesimpula dari penelitian ini adalah media sosial berpengaruh positif terhadap FoMO. Saran dari penelitian ini diharapkan untuk Peneliti selanjutnya dapat menemukan faktor-fakotr lain yang dapat mempengaruhi FoMO pada Mahasiswa UNUGHA Cilacap, karena pengaruh antara media sosial dengan FoMO masih terbilang rendah, hal ini berarti menandakan masih ada faktor lain yang mempengaruhi FoMO pada Mahasiswa UNUGHA Cilacap.</p> 2024-12-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/hjh/article/view/1393 NILAI KEPEMIMPINAN DAKWAH SAIFUDDIN ZUHRI (ANALISIS SEJARAH) 2026-03-10T21:33:35+07:00 Enung Asmaya enungasmaya76@gmail.com Muridan muridan@iainpurwokerto.ac.id <p>Pemimpin adalah seseorang yang mampu memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku orang lain, baik secara individu maupun kelompok dengan tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Pemimpin menjadi simbol kekuatan dalam mencapai tujuan masyarakat yang dipimpinnya. Pemimpinlah yang menentukan arah kehidupan orang-orang yang dipimpinnya. Krisis kepemimpinan di Indonesia menjadi fenomenal. Ada sisi kehidupan masyarakat yang mengandung masalah dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Masalah krisis kepercayaan terhadap pemimpin bangsa, akibat cermin perilaku yang tidak terpuji. Di tengah pergulatan masyarakat modern yang larut dengan kebebasan dan lepas dari kendali agama, peran kepemimpinan dan dakwah Islam semakin dibutuhkan dan memiliki kedudukan yang strategis. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis historis. Dalam analisis historis, proses pengolahan data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu pengumpulan sumber (heuristik), kritik sumber dan histerografi (penulisan sejarah). Untuk memperkuat analisis historis digunakan pula model analisis hermeneutika Paul Recaour. Dalam analisis historis ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu interpretasi, eksplanasi dan eksposisi. Ketiganya dilakukan secara bersamaan saat penelitian berlangsung. Dalam melakukan interpretasi tersebut digunakan model analisis hermeneutika Paul Recaour yang meliputi 3 hal, yaitu menggali makna teks yang terkandung dalam ungkapan atau apa yang dikatakan, menghubungkan makna teks dengan realitas; dan menghubungkan teks yang satu dengan teks yang lain (intertekstualitas). Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kepemimpinan Saifuddin Zuhri dalam dakwah terdapat pada tiga aspek yaitu kepemimpinan sebagai ulama dan pejuang, sebagai politikus dan sebagai pejabat negara. Sebagai ulama dan pejuang beliau memiliki konsistensi dalam memperjuangkan dakwah amar ma'ruf nahi munkar, kritis terhadap pemerintah dan bersemangat dalam menegakkan kebenaran, kejujuran dan keadilan. Sebagai politikus beliau memiliki kemampuan untuk berkompromi dengan kelompok yang berbeda ideologi politik, bersikap terbuka, jujur ​​dan menjadikan politik sebagai alat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Sebagai pejabat negara beliau menjadikan jabatannya sebagai amanah dan diperankan sebagai pengabdian kepada negara dan bangsa.</p> 2024-12-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam